Aqidah Asy‘ariyah sesat? Ini jawabanya

1. Apa itu Aqidah Asy‘ariyah?

        Aqidah Asy‘ariyah adalah pemahaman akidah Islam yang dikonsepkan oleh Imam Abu al-Hasan al-Asy‘ari (w. 324 H). Aliran ini menegaskan keimanan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, dengan akal digunakan sebagai alat bantu, bukan penentu utama.

      Ia adalah akidah Ahlus Sunnah wal Jama‘ah yang dianut oleh mayoritas umat Islam selama berabad-abad. Karena aqidah yang telah dikonsepkan oleh Imam Abu hasan Al-Asy'ari berjalan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Al-Qur’an dan Sunnah, maka dari itu Asy‘ariyah termasuk Ahlus Sunnah wal Jama‘ah. Bahkan banyak para ulama yang mengatakan apabila disebut dengan AhluSunnah Waljama'ah maka itu ditujukan kepada kelompok Asy'ariyah.

2. Bukan aliran sesat

         Mirisnya di zaman ini ada beberapa kelompok di luar AhluSunnah Waljama'ah mengaku sebagi AhluSunnah dan mengklaim bahwa mereka paling Sunnah dan Asy‘ariyah kelompok sesat dan bid‘ah, ini ungkapan yang tidak mempunyai sumber yang jelas, perkataan yang dipenuhi hawa nafsu, dan dan mereka merasa kelompok paling benar, padahal para ulama besar dari abad ke abad, ulama besar dari 4 mazhab telah jelas mengatakan bahwa ahlussunnahwaljamaah adalah kelompok Asy'ariyah.

        Yang paling menonjol adalah kelompok yang di sebut Wahabi, mereka mengatakan bahwa mereka paling Sunnah, mereka paling benar, kelompok di liar mereka sesat dan kafir, banyak khurafat, pelaku bidah sesat, dll. Lalu dengan terang-tegangan mengatakan Asy‘ariyah kelompok sesar dan mereka Ahlussunnah wal-Jamā‘ah. 

         Kelompok Wahhabi ini muncul beberapa abad ini, Asy‘ariyah telah menapaki posisi Ahlussunnah seribu tahun yang lalu, di akui oleh para ulama, banyak pengikutnya, lalu d3ngan mudah saja mengatakan akidah yang tidak benar, akidah sesat. 

         Ulama mu‘tabar (terpercaya) seperti:


   * Imam an-Nawawi

   * Imam al-Ghazali

   * Imam al-Baihaqi

   * Ibnu Hajar al-‘Asqalani

   * Jalaluddin as-Suyuthi

  Semuanya berakidah Asy‘ariyah atau membelanya. Mustahil para ulama sebesar ini berada di atas kesesatan. Dan masih banyak lagi para ulama besar yang mengikuti aqidah Asy‘ariyah.

         Tujuannya adalah menjaga kemurnian tauhid dan membela akidah Islam dari penyimpangan ekstrem, baik yang terlalu rasional maupun yang menolak peran akal sama sekali.

   Karena itu, menuduh Asy‘ariyah sesat bertentangan dengan sejarah dan ijma‘ ulama Ahlus Sunnah wal Jama‘ah.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selalu jadi orang yang Bertakwa

Fardhu whudu'

Ilmu Tanpa Amal